Neymar Mengamuk di Depan Wajah Wasit, Beruntung Wasit Tak Memberi Kartu Merah. Gaya Koboi Usai Laga

Ada beberapa momen yang menarik pada saat Brasil menang atas Kolombia 1 0 di Sao Paolo, Jumat (12/11/2021). Lucas Paqueta menjaringkan gol. Brasil menang atas Kolombia untuk menjadi tim Amerika Selatan pertama yang lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar. Tetapi dalam pertandingan ini ada insiden yang menarik perhatian ketika Neymar mengamuk kepada wasit.

Beruntung dia lolos dari kartu merah setelah protes dengan berbicara keras di muka wasit. Brasil menjadi tim Amerika Selatan pertama yang lolos ke Piala Dunia. Neymar beruntung bisa bertahan di lapangan setelah insiden marah di depan muka wasit

Insiden terjadi pada saat pertandingan berjalan delapan menit. Neymar mengamuk dan mendebat wasit dalam posisi berhadapan dan dari jarak dekat. Bintang PSG, yang tampaknya tidak senang dengan salah satu keputusan wasit, berlari ke petugas pertandingan dan berteriak langsung di depan wajahnya.

Insiden itu tak membuat wasit bertindak apa apa. Tidak ada kartu kuning. Sebuah momen yang banyak menganggap Neymar beruntung. Karena dia bisa saja mendapatkan kartu merah karena sikapnya yang tidak menghargai wasit saat itu. Momen ini pun menjadi sorotan netizen. Banyak di antaranya yang menuliskan Neymar beruntung.

"Neymar tidak senang di kualifikasi Piala Dunia Brasil melawan Kolombia. Dia protes tepat di hadapan wajah wasit tapi tidak ada apa apa?! Pemain yang sangat beruntung," tulis akun Sacha Pisani @Sachk0. "Maaf, tapi bagaimana Neymar bisa lolos dari hukuman dengan melakukan ini pada wasit?? Dia benar benar anak manja, bukan? Dan wasit tampaknya takut padanya," tulis akun Jack De Larrinaga @JackDeLarrinaga. "Jika saya wasitnya, saya akan memberikan kartu merah kepada Neymar karena sangat tidak sopan dan menghadap wasit dengan cara yang buruk Wajah menyeringai. Seorang pemain yang benar benar baik harus mengendalikan sikapnya di lapangan dan tidak mencari bantuan dari wasit sepanjang waktu selama pertandingan," tulis akun @JD6610 @IntiangJude¡

Neymar mendapat kartu kuning dalam pertandingan tersebut, tapi pada insiden lain pada menit Ke 74. Neymar berjalan keluar lapangan dengan topi koboi setelah Brasil mengamankan tiket lolos Piala Dunia Qatar. Sebelumnya, Neymar harus menghadapi penggemar yang masuk lapangan pada waktu penuh saat keamanan bergegas untuk menyeret pria itu keluar.

Brasil memuncaki grup 10 tim Amerika Selatan dengan 34 poin dari 12 pertandingan, unggul sembilan poin dari Argentina yang berada di posisi kedua. Empat tim teratas lolos secara otomatis ke Qatar 2022 dan tim peringkat kelima masuk ke playoff antar regional. "Kolombia terkadang memainkannya dengan sangat ketat sehingga kami perlu menggunakan semua alat yang kami miliki,' kata bek Brasil Marquinhos, menyoroti peningkatan mereka di 45 menit kedua.

"Tim kami cerdas dan kami mampu memanfaatkan ruang ketika mereka membuka di babak kedua dan menciptakan lebih banyak peluang". Kemenangan itu memperpanjang catatan kemenangan Brasil di laga kandang di kualifikasi menjadi 11 kemenangan berturut turut. Sebuah rekor di wilayah Amerika Selatan.

Pertandingan itu juga menandai laga kualifikasi kandang ke 10 berturut turut tanpa kebobolan satu gol pun, menjadi rekor lainnya bagi Brasil. Pertandingan di Sao Paulo berlangsung sengit. Laga ini menghasilkan 44 pelanggaran dan tujuh kartu kuning. Di babak pertama, Wilmar Barrios dan Duvan Zapata keduanya melihat tembakan melewati mistar gawang untuk Kolombia sementara Danilo melihat tembakan yang dibelokkan keluar dari sisi tiang dan Marquinhos menyaksikan sundulannya melebar beberapa inci.

Brasil membuat serangkaian perubahan menyerang di babak kedua, memasukkan Matheus Cunha, Vinicus Jnr dan pemain sayap Ajax Antony. Tetapi butuh momen ajaib dari Paqueta untuk memutuskan kemenangan Brasil, ketika ia mengambil umpan dari Neymar dan melepaskan tembakan dari dalam. kotak. Hasil tersebut menempatkan Brasil, yang telah memenangkan 11 dari 12 pertandingan mereka sejauh ini, dalam posisi yang tak tergoyahkan.

Tim mana yang akan lolos bersama mereka ke Qatar masih menjadi pertanyaan terbuka setelah hasil menarik yang membuat hampir semua tim lain percaya bahwa mereka masih bisa mengamankan salah satu tempat bersama Brasil. Sebelumnya di malam hari, gol bunuh diri oleh kiper Antony Silva membuat manajer Paraguay baru Guillermo Barros Schelotto memulai kekalahan di kandang dari Cile. Ekuador tetap di tempat ketiga dalam grup berkat kemenangan kandang 1 0 atas Venezuela.

Piero Hincapie mencetak satu satunya gol dalam pertandingan itu empat menit sebelum turun minum untuk mengangkat tim tuan rumah mengumpulkan 20 poin, tertinggal lima angka dari Argentina. Peru menjaga harapan kualifikasi mereka tetap hidup dengan kemenangan 3 0 atas Bolivia di Lima. Sergio Pena, Christian Cueva dan Gianluca Lapadula mencetak gol di babak pertama yang menghancurkan untuk mengangkat Peru ke 14 poin.

Hanya dua poin yang kini memisahkan Peru dan tiga tim di atasnya, Cile, Kolombia, dan Ekuador. Bolivia dan Paraguay duduk dua poin di belakang, dengan hanya Venezuela terpaut di bagian bawah klasemen dengan tujuh poin.

Leave a Reply

Your email address will not be published.