Hobi Pada Masa Pandemi, Bisnis Pertama Yang Menjanjikan

bisnis menjanjikan

Ukurannya yang tidak besar umumnya dibandrol dengan harga Rp 5. 000. Harganya yang terjangkau membuat martabak mini banyak dibeli untuk dijadikan sarapan teman minum teh ataupun kopi. Untuk memberi diri Anda kesempatan terbaik untuk sukses, fokuslah pada satu ide pada satu waktu sampai Anda menemukan ide yang sesuai dengan kemampuan Anda. Belum lagi, biaya memulai usaha ini telah turun drastis karena pertumbuhan alat dan pengembang yang terjangkau. Saat ini, Anda dapat menggunakan perangkat lunak seperti OmniGraffle, Sketch, dan CoreAnimator untuk membuat wireframe dan mockup sebelum Anda memutuskan untuk menerbitkan aplikasi.

Aturan terkait pembatasan perjalanan, jaga jarak sosial, dan kebersihan di masa pandemi covid-19 diprediksi akan membentuk kebiasaan-kebiasaan baru di tengah masyarakat. Sejumlah regulasi yang ditelurkan untuk mencegah penyebaran virus pun berpotensi besar menciptakan era baru bagi perekonomian. Menjadi tugas berat banyak negara, suka tak suka pandemi memaksa banyak orang untuk beralih ke gaya hidup sehat. Tak heran, banyak orang mulai rajin berolahraga, mengonsumsi vitamin, bahkan minum jamu atau ramuan herbal demi menjaga daya tahan tubuh. Cobalah melakukan riset kecil-kecilan perihal baju apa yang dibutuhkan orang saat ini, misalnya baju tidur dengan kain nyaman agar istirahat selama pandemi bisa tetap nyenyak. Agar lain dari yang lain, tak ada salahnya Anda berjualan dengan menciptakan sembako berbentuk bundle.

Menurutnya, konsumen pun sudah mulai berpindah ke tren baru yaitu marketplace daring. Dengan memanfaatkan teknologi kekinian, Uci pun menjajakan frozen food melalui media sosial hingga dari mulut ke mulut. Melihat antusias pembeli, ia pun menambah produk yang dijual, dengan memproduksi aneka lauk pauk harian yang juga dibekukan agar lebih praktis. Mulai dari rolade sapi sayur, rolade ayam sayur, cireng krispi aneka rasa hingga mie donut. “Alhamdulillah, meningkat pesat. Kalau biasanya Rp500 hingga 600 ribu per hari. Di masa pandemi ini bisa sampai Rp1. 8 juta per hari, ” kata Uci ketika ditemui RRI. co. id, Rabu (14/10/2020). Uci Kartika, salah seorang pengusaha UMKM yang memproduksi frozen food mengaku omset penjualan meningkat hingga 80 persen di masa pendemi.

Pandemi virus Corona (Covid-19) tak hanya melulu tentang persoalan peningkatan angka positif orang yang terjangkit. Dari situ, ada ide untuk mengolah minuman tradisional ini menjadi lebih ramah buat pemuda-pemudi, khususnya kalangan milenial. Selain mengotak-atik rasa jamu agar lebih enak di lidah, kamu mesti memikirkan konsep interior kafe supaya terkesan tak ketinggalan zaman. Coba bikin restoran dengan menu utama olahan tempe, seperti tempe mendoan, sambal goreng tempe, oseng tempe, sampai steak tempe. Atau, kalau modalnya masih belum cukup, buka saja dulu warung gerobakan kaki lima di pinggir jalan. Greysia menyatakan, ia dan Apriyani harus memiliki kekuatan lebih dalam memukul.

bisnis menjanjikan

anda perlu melakukan riset kecil wangi yang banyak diminati masyarakat umum dan ukuran yang sesuai untuk masyarakat di desa. Untuk produk digital, jika Anda punya kemampuan programming, Anda bisa membuat aplikasi atau tools Anda sendiri. Namun jika Anda tidak punya kemampuan tersebut, Anda bisa membeli produk digital yang sudah jadi dengan lisensi PLR atau white label. Anda bisa memanfaatkan aplikasi Grab ataupun Gojek Food untuk mengantarkan kue pesanan pelanggan.

Bundle bisa berisikan sembako berdasarkan tema seperti kebutuhan dasar, atau bumbu dapur berisikan rempah. Selain ekonomis, pembeli akan dimudahkan dengan membeli sembako sesuai kebutuhan. Cukup dengan laptop dan koneksi internet yang stabil, Parents bisa coba menjajal dunia desain dengan imajinasi yang dimiliki. Di samping mengasah kemampuan editing gambar, hal ini dapat menambah networking dengan orang yang berpengalaman. Jika jaringan listrik di desa anda cukup stabil dan desa anda mempunyai jumlah anak-anak dan remaja yang cukup banyak, rental PlayStation dapat menjadi bisnis yang cocok untuk di kampung anda.

Berbeda dengan kedua bisnis tersebut, Sylke Febrina awalnya tidak berniat untuk berbisnis tanaman hidroponik. Ia membuat akun Instagram Kebun Sunshine untuk mendokumentasikan hobi berkebunnya yang rutin dilakukan sejak 2019 lalu. Eksposur di media sosial seperti Instagram, Youtube dan TikTok telah membuat da-Mira semakin dikenal, bahkan hingga ke luar negeri. Mereka awalnya tidak terpikir untuk menjangkau ke kosumen luar negeri, tapi dari interaksi di Instagram dan Tiktok, cukup banyak peminat DIY kits da-Mira yang berasal dari luar negeri. Produk utama da-Mira adalah DIY Crochet & Embroidery Kits, dan dibagi berdasarkan jenis proyek. Di setiap kit terdapat semua bahan yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek tersebut, seperti benang, jarum, pola, dan dilengkapi juga dengan video tutorial dan instruksi step-by-step. Selain memberikan Bunga Keuntungan yang menjanjikan, minimal 8% p. an up to 120% p. a, keamanan mengembangkan dana di Danain juga terjamin, karena setiap pendanaan di sini selalu beragunan emas.